Top 5 Lagu The Neighborhood Terbaik

Kita mungkin pernah mendengar lagu Sweater Wheater dari platform media sosial seperti instagram, youtube, tiktok, dan lain sebagainya. Lagu tersebut dibawakan oleh band The Neighbourhood pada tahun 2013 dan mendapatkan jumlah penonton sebanyak 734 juta. Tidak heran jika lagu ini sering kita dengar di mana-mana. Tapi tahukah kamu jika lagu The Neighbourhood tidak hanya Sweater Wheater saja? Berikut top 5 lagi The Neighbourhood terbaik selain Sweater Wheater menurut Mrs Amare

1. Cry Baby
Lagu ini berasal dari album Wiped out! yang dirilis pada tahun 2015. Lagu ini bercerita tentang sang protagonis yang berpikir dia terlalu banyak bicara dan perlu lebih banyak mendengarkan. Dia terlalu khawatir dan cemas, tetapi bersama pasangannya membantunya merasa lebih baik. Dia tahu dia akan jatuh cinta pada pasangannya, tapi dia tidak mau karena takut terluka. Dia berharap dia tidak berbohong padanya, tapi jika dia berbohong, dia tidak akan menangis karenanya. Lagu tersebut diakhiri dengan pesan bahwa terkadang menangis tidak apa-apa.

2. Reflection
Lagu ini berasal dari album The Neighbourhood yang dirilis pada tahun 2018. Lagu ini mengeksplorasi tema cinta, kehilangan dan kerinduan. Pemeran utama lagu ini mengingat kembali masa lalu, merenungkan saat mereka begitu dekat dengan seseorang tetapi sekarang mereka telah pergi. Sang protagonis dibiarkan dengan pertanyaan dan kesedihan yang belum terjawab, tidak mengetahui apakah atau kapan orang itu akan kembali. Lirik bagian refrainnya menangkap perasaan terlalu dekat dengan bintang namun begitu jauh, tidak mampu mengungkapkan perasaan sepenuhnya atau menerima cinta sebagai balasannya. Lirik bridge menekankan perasaan sang protagonis yang tertahan oleh kerinduannya, merasakan kebutuhan untuk memiliki orang tersebut kembali apapun konsekuensinya. dihasilkannya.

3. Nervous
Lagu ini berasal dari album The Neighbourhood yang dirilis pada tahun 2018. Lagu ini sepertinya tentang perasaan tidak aman dan cemas dalam suatu hubungan.  Lagu tersebut berbicara tentang perasaan gugup untuk berbicara dan bergerak karena takut ditolak atau tidak memenuhi ekspektasi orang lain.  Liriknya menunjukkan bahwa tokoh protagonis mungkin merasa bahwa mereka perlu menjadi sempurna atau memenuhi standar tertentu yang ditetapkan oleh pasangannya, dan akibatnya, mereka menjadi terobsesi dengan penampilan dan tindakan mereka.  Kalimat "turning all around to be who you need me to" mengisyaratkan bahwa mereka mengubah perilaku atau kepribadiannya untuk menyenangkan pasangannya.

 Namun, terlepas dari perasaan cemas dan tidak aman tersebut, sang protagonis tetap rela melakukan apa pun demi pasangannya, seperti yang terlihat pada baris "I would do anything for ya, You just gotta love me."  Pengulangan kalimat "Hush baby, when you do, I just get hurt" menunjukkan bahwa protagonis merasa rentan atau mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya hanya akan menimbulkan rasa sakit hati dan kekecewaan.

4. Stargazing
Lagu uni berasal dari album Chip Chrome & The Mono-Tones yang dirilis pada tahun 2020. Lagu ini bisa diartikan sebagai perjalanan hubungan sebuah pasangan.  Lagu ini bercerita tentang pasangan yang memulai dengan semangat, terus maju dan mengambil risiko sampai mereka mencapai titik kepuasan dan menatap bintang bersama, tidak peduli seberapa jauh jarak mereka satu sama lain.  Bagian refrainnya menangkap perasaan gembira dan berada di momen bersama orang yang anda cintai, serta mampu mengapresiasi perjalanan menuju ke sana.

5. Baby Came Home 2 / Valentines
Lagu ini berasal dari album Wiped Out! yang dirilis tahun 2015. Lagu ini menceritakan tentang seorang pria yang ditinggalkan oleh kekasihnya karena kelakuan buruknya dan memohon kekasihnya untuk kembali padanya. Secara keseluruhan, "Baby Came Home 2 / Valentines" tampaknya berkisah tentang naik turunnya hubungan cinta, mencerminkan bagaimana pengalaman masa lalu sang protagonis dan hubungan mendalam yang ia bagi dengan kekasihnya telah membentuk dirinya.

Editor: Mrs Amare



Komentar

Posting Komentar